Mendikbud Muhadjir: Metode Role Play Merupakan Cara Tepat dalam Belajar Sejarah

Diposting pada: 2016-11-18, oleh : Firay Hasi Pratama, Kategori: Informasi Sekolah

Seperti yang Anda ketahui, belajar sejarah terkadang membutuhkan kemampuan ingatan yang baik karena kebanyakan materi selain dipahami juga perlu yang namanya menghafal. Hal tersebutlah yang banyak membuat para siswa tidak begitu menyukai pelajaran sejarah.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa ini merupakan tantangan bagi dunia pendidikan bagaimana membuat siswa mencintai dan memahami sejarah dengan mudah.

Muhadjir mengatakan bahwa dalam belajar sejarah tentu akan lebih mudah jika dihayati oleh masing-masing siswa. Salah satunya metode untuk penghayatan‎ makna sejarah terutama pendidikan karakter adalah role playing atau permainan peran.

Nah, melalui role model para siswa nantinya justru lebih mudah dalam menghayati sejarah masa silam hingga kini. Karena tidak hanya mempelajari sejarah, siswa juga harus mendalami peran masing-masing tokoh maupun pahlawan.

"Dengan memerankan tokoh dalam episode sejarah, siswa akan mudah menghayati tanpa harus menghapal," tukasnya.

Jika sudah dibawakan di kelas, sang guru bertugas untuk membimbing serta menjelaskan pula tentang nilai-nilai apa dari setiap episode sejarah yang diperankan siswa. Menurut Muhadjir, metode permainan peran ini sudah dimulai di sejumlah sekolah yang menerapkan pendidikan karakter.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.sman9cirebon.sch.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 1 komentar untuk berita ini

  • Firay Hasi Pratama
    2016-11-30

    Saya setuju, sekarang ini banyak siswa yang tidak tahu akan sejarah Bangsa Indonesia itu sendiri.